Nilai Sebuah Keberadaan

Langit adalah laki- laki dan bumi adalah perempuan
Bumi memupuk seluruh yang telah langit turunkan
Apabila bumi kekurangan panas,
langit mengirimkannya.
Jika ia kehilangan embun dan sengsara,
langit memulihkannya
Langit berkeliling, laksana seorang suami
yang mencari nafkah demi istrinya
Sedangkan bumi sibuk mengurusi rumah tangganya
Ia merawat yang lahir dan menyusui apa
yang telah ia lahirkan
Pandanglah bumi dan langit sebagai makhluk
yang dikaruniai kecerdasan
karena mereka melakukan perkerjaan
makhluk yang berakal pikiran.
(Jalaluddin Rumi)

Kalau ada manusia yang mengaku orang beriman tetapi tak beramal saleh, sejatinya ia kalah dari tumbuh-tumbuhan, bumi dan langit serta makhluq- makhluq lain yang tak berakal.
Nilai eksistensi makhluq tertelak pada seberapa besar ia memberikan nilai manfaat kepada setiap hal yang ada di luar dirinya.

1 comments:

  MaIDeN

5:40 PM

luasnya itu langit mah ...
ibarat setetes air dan 7 samudra ...